Kemampuan Berbahasa Asing Berpengaruh Terhadap Produksi Konten Blog | SeedSteam | Blog La Acun

Kemampuan Berbahasa Asing Berpengaruh Terhadap Produksi Konten Blog

Judul artikel ini seolah menjadi klaim tersendiri bahwa menguasai kemampuan yang cukup dalam berbahasa asing (apapun bahasanya) bisa mempengaruhi proses produksi konten khususnya di blog atau website yang dikelola.

Pengaruh menguasai kemampuan berbahasa asing terhadap produksi konten blog

Namun terkait hal ini, saya tidak sedang berbicara tentang bagaimana bahasa asing bisa kita manfaatkan untuk menerjemahkan artikel situs lain lalu dengan seenaknya dipublikasikan di blog.

Tidak juga dijadikan sebagai alat untuk menambah sumber referensi suatu postingan.

Lalu tentang apa sebenarnya klaim atau lebih tepatnya akan saya anggap sebagai hipotesa ini?

1 artikel bisa diterjemahkan ke bahasa lain dalam 1 blog

Beberapa tahun yang lalu, blog pribadi saya di Wordpress saya bangun murni berbahasa inggris semuanya.

Sayangnya, blog itu tidak lagi saya lanjutkan pengelolaannya dan domainnya pun tidak lagi saya perpanjang.

Sengaja saya sebutkan Wordpress dalam artikel ini sebab kemampuannya yang begitu fleksibel dan mumpuni dalam mengembangkan situs.

Jauh berbeda dengan penggunaan Blogger yang secara teknikal sangat terbatas. Serba tidak leluasa.

Salah satu misalnya adalah kemampuan Wordpress untuk membangun blog multi-bahasa dimana misalnya jika bahasa utama artikel adalah Bahasa Indonesia, maka 1 konten tersebut bisa diterjemahkan dan ditargetkan untuk pembaca luar negeri.

Sebut saja Amerika sebagai negara target kedua publikasi blog.

Pernah kan lihat situs yang diterjemahkan padahal isi kontennya sama saja?

Yang membedakan adalah misalnya pengunjung dengan IP Amerika bisa secara otomatis membuka konten dalam bahasa Inggris, sedangkan yang terdeteksi devicenya berada di Indonesia akan ditampilkan dalam bahasa Indonesia juga.

Dari sinilah hipotesa saya dalam artikel ini bersumber.

Dengan hanya bermodalkan Wordpress atau bisa juga platform situs lainnya, maka jumlah 1 artikel itu bisa saja sama dengan 2 atau 5 artikel.

Semuanya tergantung kemampuan berbahasa pengelola blog dan juga kemauan hingga kemampuan finansial untuk mempekerjakan penulis dengan kemampuan berbahasa asing atau menggunakan layanan penerjemah.

Dan inilah salah satu mimpi besar yang mulai saya bangun lewat blog ini.

Semoga suatu saat ini bisa saya terapkan. Apalagi dengan adanya rencana untuk bermigrasi dari Blogger ke Wordpress, maka menjadi hal yang wajar bahwa produksi konten di blog ini akan semakin bertambah.

Terkait: Apa Itu Blog Programmatic SEO?

Jika misalnya sekarang blog Seed Steam ini sudah memiliki 100 artikel, pada dasarnya bagi saya jumlah tersebut sama saja dengan 200 artikel.

Sebab, sekacau apapun grammar bahasa inggris yang saya kuasai, saya tidak akan malu untuk menerjemahkan konten blog ke bahasa inggris.