Menulis Semudah Berucap | SeedSteam | Blog La Acun

Menulis Semudah Berucap

Jika anda masih bingung bagaimana menyampaikan ide melalui tulisan di blog, coba dengarkan suara anda sendiri dengan merekamnya.

Hal ini bisa membantu memberikan gambaran bagaimana anda sebenarnya bisa tetap lancar menyampaikan isi kepala dalam format audio yang nantinya bisa diubah ke teks.

Menariknya, anda tidak perlu menggunakan alat perekam audio bawaan di hp misalnya.

Meskipun itu memungkinkan, ada alternatif yang lebih baik dengan memanfaatkan aplikasi di Play Store.

Aplikasi untuk menulis dengan mengubah format audio menjadi teks

Misalnya saja seperti aplikasi SpeechNotes di hp android yang pernah saya gunakan.

Jika biasanya menulis di blog itu saya kebanyakan langsung menggunakan fitur menulis di Blogger, penggunaan aplikasi yang mampu merubah rekaman audio menjadi teks tentu bisa juga dicoba.

Inilah kenapa saya menulis judul postingan ini sebagai "menulis semudah berucap."

Tidak hanya menggunakan rekaman suara sebagai latihan menyampaikan topik tulisan secara runut, namun juga kita tidak perlu lagi mengetik ulang isi rekaman suara yang sudah ada.

Baca juga: Cara Atur Paragraf di Notepad Agar Tidak Memanjang ke Samping

Manfaat lainnya menggunakan aplikasi seperti SpeechNotes ini adalah penggunaan alat yang beragam demi kenyamanan dan aksesibilitas.

Menulis langsung di blog itu adalah hal yang biasa. Namun kadang kita sendiri jenuh dengan tampilan yang itu-itu saja.

Saya sendiri kadang bisa sangat produktif menulis jika alat yang digunakan itu berbeda dengan biasanya.

Soalnya tampilannya itu beda dan tidak membosankan. Inilah yang membuat aktivitas menulis kadang menjadi lebih nyaman.

Alih-alih terbebani, saya malah justru menikmatinya.

Dalam kaitannya dengan aksesibilitas, hal ini juga bisa sangat membantu bagi mereka yang terkendala oleh kondisi fisik.

Tidak bisa mengetik sebagaimana orang pada umumnya, masih bisa berucap untuk membuat tulisan baru.

Dan bagi yang kondisi fisiknya tidak terkendala masalah apapun, menulis menggunakan aplikasi seperti SpeechNotes bisa jadi dibutuhkan oleh mereka yang multi-task.

Jalan santai sambil menulis misalnya tanpa harus melibatkan penggunaan jari untuk mengetik.

Menulis melalui proses konversi audio menjadi teks ini juga bisa membuat kita menjadi lebih leluasa dalam menyampaikan topik yang dibahas.

Menurut saya pribadi, hal ini disebabkan karena banyak diantara kita lebih mudah dan lancar dalam berkomunikasi secara verbal (berbicara) daripada melalui teks deskriptif (tulisan).

Wajar saja, sejak kecil kita lebih dulu diajarkan untuk berbicara dibanding menulis yang baru dilakukan kemudian.

Dampak positifnya adalah, bisa jadi berucap akan menghasilkan lebih banyak kata dalam bentuk teks (tulisan) karena kita sudah terbiasa 'cerewet.'

Pernah kan merasa kalau sudah membicarakan topik yang menjadi minat kita sendiri maka seolah kita tidak mengenal tanda titik dan koma?

Tidak bisa berhenti membahas hal tersebut?

Bisa dibayangkan kan kalau dalam kondisi seperti itu, tidak mengherankan jika 1 tulisan itu bisa berisi kata dengan jumlah ribuan atau lebih banyak dari biasanya?

Jadi jangan heran kalau saya pernah mengatakan bahwa menulis di blog itu mudah pakai banget.

Sebab ada berbagai macam cara untuk melakukannya. Termasuk penggunaan aplikasi seperti yang saya sebutkan di atas.

Jadi yuk dicoba. Beri diri anda kesempatan untuk menulis secara berbeda melalui penggunaan aplikasi.

Siapa tahu sebagai blogger, penggunaan aplikasi menulis semacam itu bisa membantu produksi konten blog anda secara lebih efektif dan efisien.

Ingat, menjadi produktif itu juga terkadang bisa berarti melakukan sesuatu dengan alat dan cara yang berbeda. Termasuk juga dalam menulis di blog.

Semoga bermanfaat.