Mengelola Minimarket Modern? Tolong Perhatikan Label Harga!
Tulisan ini hadir setelah saya baru saja membeli kopi di salah satu minimarket modern dekat tempat tinggal saya di Bali.
Dan saya jadi kepikiran tentang pengalaman berbelanja sehari sebelumnya dimana label harga barang yang saya beli, berbeda nilainya dengan yang harus saya bayarkan di kasir.
Entah saya yang salah melihat label harganya atau pihak pengelola toko yang belum memperbarui harga, yang jelas postingan yang akan bernada sedikit mengeluh ini hadir karena uang yang dibayar konsumen kadangkala lebih banyak dari yang dilihatnya.
Beda ceritanya kalau konsumen membayar lebih sedikit dari harga yang ditampilkan pada item atau rak barang, itu malah seperti sebuah kejutan kecil yang cukup menyenangkan. Haha.
Penempatan label harga di minimarket
Umumnya, label harga barang di minimarket modern ditempatkan pada bagian depan rak tempat item ditampilkan ke konsumen.
Biasanya, penggunaan rak semacam itu untuk barang dengan harga yang murah dan mudah dibawa sendiri karena ukurannya yang kecil.
Harganya kalau gak dibawah Rp. 100.000,- ya dibawah harga Rp. 50.000,-.
Dan tahu sendiri lah ya kalau banyak minimarket modern menggunakan rak bersusun sebagai media utama untuk men-display kebanyakan barang dagangannya.
Dan biasanya lagi, label harga pada rak tersebut menginformasikan tentang 2 hal yaitu nama barang (brand, merk) dan juga harga per item.
Display container lainnya bisa juga berupa kulkas untuk item minuman.
Lainnya: Desain Kemasan Sachet Baru Luwak White Koffie
Dan penempatan label harga pun diposisikan di bagian dalam namun pembeli masih mudah untuk melihatnya.
Penggunaan label harga yang tidak konsisten
Ini permasalahan yang sering saya jumpai.
Pengelola toko dan mininarket modern itu kadang tidak konsisten dalam memanfaatkan label harga.
Ketidakkonsistenan ini biasanya mencakup 2 hal yang cukup sering saya perhatikan dan alami sebagai konsumen atau pembeli yaitu mencakup:
- Tidak adanya label harga pada satu atau lebih item tertentu sedangkan pada item lainnya tersedia.
- Harga yang tidak sesuai.
Kalau misalnya tidak adanya label harga pada satu atau beberapa item karena belum diperbarui dalam waktu 1 atau beberapa jam, itu tidak mengapa.
Masih bisa saya maklumi sebab bisa jadi ada pekerjaan lain yang lebih penting untuk didahulukan oleh pihak pengelola toko.
Atau bisa saja saya datang ketika pengelola toko sedang ingin merubah tempat menampilkan barang sehingga label harga bisa jadi tidak akan bisa ditemukan.
Namun kadangkala, saya sebagai konsumen bisa keluar-masuk dalam toko yang sama berkali-kali dalam sehari. Dan itu kadang terjadi berkali-kali dalam hari yang lain.
Ya, paling juga untuk beli kopi sih sama barang-barang murah lainnya.
Dan kalau lagi ingat, saya suka memperhatikan kembali apakah label harga yang tidak ditampilkan pada barang yang saya beli sebelumnya sudah disediakan atau belum.
Gak enaknya itu, kadang label harganya belum tersedia meskipun sudah berhari-hari.
Jelas masalah kan itu?
Maksud saya, kesibukan macam apa yang dilakukan oleh pihak toko selama berhari-hari hingga label harga saja tidak dipasang?
Atau alasannya sesederhana karena lupa saja? Mungkin.
Tapi kan biasanya minimarket modern punya beberapa karyawan dalam satu shift kan ya? Masa sih lupa semuanya!?
Mohon beritahu saya alasannya ya kalau tahu. Soalnya saya sendiri belum pernah punya pengalaman bekerja di toko atau minimarket modern.
Kalau jualan di kios yang kebanyakan barang ditampilkan tanpa label harga, nah itu saya punya banyak pengalaman.
Lalu bagaimana dengan label harga yang tidak sesuai dengan harga yang sebenarnya tapi tetap wajib dibayarkan ke kasir?
Nah ini yang menurut saya fatal. Pernah ngalamin juga soalnya dan itu gak enak banget.
Gak enaknya itu, kadang uang yang saya bawa memang pas sesuai harga terakhir yang saya ingat.
Baca juga: Jasa Bakar Ikan di Bali
Apalagi yang namanya orang keluar berbelanja, kadang uang yang dibawa itu tidak dilebihkan sedikit tapi pas sementara toko yang harus didatangi bisa saja lebih dari satu.
Misalnya saya hanya membawa uang Rp. 15.000,- saja.
Niatnya untuk beli kopi kemasan botol seharga Rp. 4.500,- di minimarket, lalu sisanya untuk beli makan di warung sebelahnya.
Eh tahu-tahu, setelah memastikan bahwa harga kopi pada rak ditulis masih sama dengan sebelumnya (sesuai perhitungan pribadi), pas bayar malah sudah naik jadi Rp. 6.500,- misalnya.
Dalam sekali jalan keluar rumah, otomatis uang saya masih kurang. Mau pulang lagi memang bisa, tapi itu juga berarti malah merepotkan konsumen, kan?
Pikirkan kejadian semacam itu!
Jadi kalau memang harga barang sudah berubah, tolong update juga pada label harga di rak barang se-segera biar pengalaman berbelanja semakin nyaman.
Jangan biarkan berlarut-larut hingga sampai berhari-hari tidak diperbarui.
Dah gitu aja dulu.
